Ketahui Penyebab Susah Buang Air Kecil
Susah buang air kecil adalah salah satu tanda gejala seseorang mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Kesulitan membuang urine dapat terjadi pada siapa pun–tidak mengenal pria maupun wanita.

ISK

Susah buang air kecil adalah salah satu tanda gejala seseorang mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Kesulitan membuang urine dapat terjadi pada siapa pun–tidak mengenal pria maupun wanita.

Lantas, apa penyebab susah buang air kecil? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Salah satu gejala paling sering terjadi ketika sulit buang urine adalah hasrat buang air kemih benar-benar tidak terbendung, tetapi butuh waktu lama untuk urine keluar.

Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan dan Anda harus mewaspadainya. Masalahnya, keadaan ini bisa mengakibatkan infeksi dan gangguan kesehatan di organ-organ tubuh lain, seperti ginjal dan kandung kemih, apalagi indikasi terasa selama berhari-hari.

5 Faktor yang Menyebabkan Susah Buang Air Kecil

Sulit buang pipis memang terjadi pada laki-laki dan perempuan. Namun, penyebab antar-keduanya memiliki perbedaan.

Berikut kondisi yang menjadi penyebab susah buang air kecil:

  • Mengalami infeksi

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu sebab dari keluhan ini. Hal tersebut tampaknya sering terjadi. Saluran kandung kemih akan membengkak ketika terinfeksi.

Hal itu mengakibatkan air kemih sulit keluar melalui proses berkemih. Perempuan kerap kali merasakan gejala ini daripada pria. Selain ISK, infeksi menular seksual pun mampu mengakibatkan masalah buang pipis.

  • Benign prostatic hyperplasia (pembengkakan prostat)

Saluran kemih mengalami tekanan ketika pembengkakan prostat. Akibat dari hal itu, aliran urine menjadi tidak lancar dan butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengeluarkannya.

Pembengkakan prostat pada laki-laki disebabkan oleh pembesaran prostat jinak, prostatitis, dan kanker prostat.

  • Bladder calculi

Bladder calculi atau batu saluran kemih dapat menghambat saluran urine sehingga menyebabkan sulitnya membuang kemih.

Tidak hanya itu, adanya penghambat berupa batu di saluran atau kandung kemih dapat menimbulkan keluhan lain, seperti rasa nyeri ketika berkemih, ada batu atau endapan yang mirip dengan pasir, urine berubah warna menjadi kemerahan, hingga sakit punggung atau bawah perut.

  • Gangguan saraf

Ketahui bahwa rusaknya sistem saraf bisa mengganggu proses buang urine. Misalnya, cedera saraf tulang belakang, penyakit stroke, diabetes, infeksi pada otak, dan urinary retention (retensi urine).

  • Masalah psikologi

Selain faktor fisik, psikologis pun memiliki pengaruh terhadap masalah ini. Salah satu problem psikologis yang biasa dikaitkan adalah paruresis. Apa itu paruresis? Paruresis adalah sulitnya buang urine karena merasa tidak nyaman jika harus membuang kemih di sekitar orang lain.

Cara Mengatasi Susah Kencing di Klinik Apollo

 

Konsultasi di Klinik Kelamin Jakarta

Img: klinikapollojakarta.com

Mengatasi masalah sulit membuang urine perlu Anda lakukan ketika mengalaminya. Sebaiknya, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar ditangani secara medis.

Konsultasi secara jujur perihal masalah Anda kepada dokter agar dirinya mampu memberikan pengobatan yang sesuai dengan gejala yang Anda rasakan, terlebih keluhan yang berlangsung lama dan terlalu parah. Jangan biarkan terlalu lama.

Jika hal itu terjadi, beberapa kemungkinan akan Anda alami, seperti infeksi saluran kemih, kerusakan kandung kemih, hingga kerusakan terhadap ginjal.

Akun Official Klinik Spesialis Penyakit Kelamin terpercaya di Jakarta

Live Chat Konsultasi Gratis⬇️⬇️⬇️ 0812-1230-6882

bit.ly/LiveChatKonsultasiOnline